Kata pepatah, Anjing adalah sahabat manusia, buat saya pepatah itu sangat benar, karena sejak kecil saya terbiasa memiliki anjing sebagai sahabat dan teman bermain. Bahkan masih segar dalam ingatan saya saat salah satu anjing saya akan meninggal karena sudah usia tua. Dia menunggu saya pulang sekolah baru setelah melihat saya dia meninggal di pangkuan saya. Sungguh sesuatu sangat menyentuh saat itu.

    DIGI Sendiri tidak memiliki arti khusus. Kata itu terpikir begitu saja di pikiran, saat saya membutuhkan sebuah nama untuk Kennel saya. Mungkin asalnya sendiri dari kata kata Digital.

    Sekitar awal tahun 99an saya membeli seekor anakan Chow-Chow dari salah satu Petshop di Jakarta, Kezia Von Gunung Madu namanya. Harganya cukup murah untuk ukuran anjing Ras 900 Rb. Padahal setahu saya harga anjing ras saat itu semua diatas 2 juta rupiah. Itupun untuk kualitas yang biasa biasa saja. Saat itu pengetahuan saya tentang anjing Ras sangat terbatas, saya hanya tahu anjing ras tidak sekuat anjing non Ras dalam masalah daya tahan tubuh, dll  Sebelumnya biasanya anjing anjing saya makan makanan yang sama dengan yang kami keluarga makan di rumah. Setelah mendengar informasi bahwa anjing sebaiknya diberi Dog food karena Dog foodnya gizinya sudah komplit dan anjing harus divaksin, mereka perlu dijaga makannya dll.. Akhirnya dengan harapan dia tumbuh sehat saya memberikan dia Dogfood dan memvaksin dia sesuai jadwal. Sayangnya entah kenapa dia tidak berumur panjang, karena sekitar beberapa bulan kemudian dia meninggal.

    Di awal 2003, saya membeli seekor anjing trah Pekingese. Dia adalah Shakira Von Coco Chanel Dia adalah anjing Pekingese pertama saya. Dari sana minat dan ketertarikan saya terhadap anjing Pekingese sangat besar, bahkan sampai sampai saya sering mencari informasi tentang anjing trah ini di internet. Dari sana saya mendapat banyak sekali informasi tentang bagaimana Pekingese seharusnya bentuk badannya, wajahnya, dll. Dari sana pula saya tahu bahwa anjing ini berasal dari China dan aslinya memiliki bulu yang sangat lebat. Dari informasi tersebut.

    Kemudian saya mulai mencari cari breeder Pekingese di Jakarta, bahkan saya sampai sempat menanyakan ke Induk Organisasi Anjing di Indonesia (PERKIN) tentang breeder Pekingese, tp mereka tidak tahu pasti karena trah ini memang ternyata sangat langka di Jakarta, kalaupun ada kualitasnya sangat jauh dari baik. Karena putus asa tidak menemukan breeder Pekingese di Jakarta, saya mulai mencoba mencari breeder Pekingese di negara sekitar Indonesia. Belakangan saya berkenalan dengan pemilik Kennel Takeshi di Malaysia. Dari dia saya bertanya tentang bagaimana merawat Pekingese, dll. Dari dia juga kemudian saya tahu bahwa ternyata ada show show kecantikan untuk anjing Ras, dan saya sempat beberapa kali menonton Show Anjing Ras yang diselenggarakan di Jakarta

    Tak lama kemudian akhirnya saya memutuskan membeli 1 ekor Pekingese Jantan dari dia Takeshi's The Sailor Man. Namanya, Dan saat pertama kali melihatnya Saya sungguh dibuat kagum olehnya. Karena selama ini di mata saya Pekingese yah seekor anjing biasa dengan bulu yang biasa-biasa saja. Sedangkan Popeye memiliki bulu yang sangat LUAR BIASA. Dan saya sangat gembira saat itu. Tapi sayang sekali lagi saya harus kecewa, karena ternyata dia hanya memiliki 1 Biji (Mono Testis). Pertama saya bingung apa maksudnya dengan itu dan apa dampaknya. Ternyata itu artinya dia tidak bisa di Show dan Sebaiknya tidak di kawinkan. Padahal salah satu tujuan saya membeli Popeye selain karena saya ingin memilikinya adalah saya ingin mencoba berpartisipasi dalam Show Anjing Ras Di Jakarta.

    Berikutnya di akhir 2004, saya berkenalan dengan Pemilik Bentry Kennel, Bentry kennel adalah Kennel yang menternakan anjing jenis Golden Retriever. Setelah beberapa kali bertemu dan mengunjungi kennelnya yang luas, saya tertarik untuk mencoba memiliki Golden Retriever. Total dari Bentry Kennel saya membeli 5 Ekor Golden Retriever Betina. Galagold Fiorentina, A. Mossie Von Hofodo, Acantha Von Lembang, Dancing Queen Phyton Von Bentry, dan Dancing Queen Love Von Bentry.

Kemudian saya mulai mencoba mengawinkan Pekingese Betina yang sudah saya punya sebelumnya, dan saya menyimpan salah satunya DIGI Angel Eyes. Dia adalah anakan peking pertama dari DIGI Kennel.

    Karena hobby ini juga saya banyak mengenal orang lain yang memiliki hobby yang sama. Dari mereka juga saya memperoleh banyak masukan tentang banyak hal berkaitan dengan masalah anjing. Kemudian di tahun 2005 sekali lagi saya meng Import seekor Pekingese Jantan dari Takeshi Pekingese, Takeshi Colour Combo.

    Awal 2006 saya memutuskan untuk pindah ke Jerman, mengapa Jerman, karena saya melihat di Jerman dan sekitarnya (Eropa) banyak terdapat Pekingese berkualitas, dan saya harap disini saya  dapat banyak belajar dari orang orang yang memang sudah lebih mengenal dan memahami Pekingese dari saya. Target saya ke depannya secara perlahan saya akan mempelajari banyak hal tentang Pekingese disini, dan juga akan men-show kan Pekingese yang saya miliki disini.

    Saya berharap kedepannya juga saya akan secara perlahan dapat turut mengembangkan trah Pekingese, karena ternyata memang trah ini sangat sangat sedikit jumlahnya. Dan entah kenapa saya sudah terlanjur jatuh cinta dengan trah ini. Setiap hari tidak bosan saya mencari informasi baru tentang breeder trah ini di dunia, dan belajar hal baru tentang Pekingese. Dengan harapan saya memiliki informasi yang banyak tentang trah ini. Dan kedepannya juga tentu saja saya akan terus berusaha mengembangkan trah Golden Retriever yang juga saya miliki juga.

    Sekarang di Jerman saya sudah memiliki 2 ekor Pekingese Betina, sebagai dasar DIGI Kennel di Jerman, Wyn-D-Hill Deep Dark Secret, dari Wyn-D-Hill Kennel Jerman dan Yasmine Lady Bohemia Orchis, dari Bohemia Orchis Kennel Czech Republik. Dan terakhir kalau segalanya berjalan lancar awal 2007 nanti Digi Kennel Jerman akan menambah 1 Pekingese Betina lagi, kali ini dari sebuah kennel di Estonian, anakan ini sendiri, memiliki 100 % darah Inggris, dan berasal dari kennel kennel TOP Inggris, dan merupakan keturunan dari Pekingese Pekingese TOP Inggris dan Eropa.

    Dan Saya senantisa merawat dan memberi makanan dan vitamin yang baik dan jg perhatian dan kasih sayang yang cukup, karena saya percaya itu adalah Vitamin yang terbaik untuk seekor anjing,  Dan saya juga akan berupaya memastikan seluruh anakan anjing dari DIGI KENNEL jatuh ke tangan orang yang benar benar sayang dan ingin memelihara anjing.

   

DIGI KENNEL, December 2006